Alasan Orang tidak berhenti merokok

stop kebiasaan merokok

stop kebiasaan merokok

Alasan tidak berhenti kebiasaan merokok-Sebagian besar perokok aktif sangat sulit untuk bisa berhenti dari kebiasaan merokok, apakah memang tidak tahu akan bahaya rokok, tidak ada niat berhenti merokok atau sudah berusaha berhenti merokok tapi tidak bisa menghilangkan kebiasaan merokok. banyak alasan-alasan yang dilontarkan perokok yang pada dasarnya adalah ketidakmampuan mereka untuk berhenti merokok. Berikut alasan-alasan yang biasa kita dengar:

 Alasan 1:

Sebagian para perokok menyatakan bahwa mereka sudah sedemikian dekat dengan rokok bertahun-tahun lamanya, sebagaimana layaknya sahabat sehingga tidak mungkin untuk berpisah dengannya walau sekejap saja

Jawab:

Katakan kepada orang seperti itu, “Andai seorang sahabatmu mencuri uang sebanyak 1 lira, tentu engkau tidak akan bisa menerimanya dan akan memberi tahu orang lain tentang bahaya orang ini.

Lalu bagaimana dengan rokok yang telah mencuri uangmu  setiap hari sebanyak 1 lira, untuk menyakiti tibuhmu dan mengganggu orang-orang di sekelilingmu? Bahkan mungkin rokok itu akan membakarmu di dunia dan akherat. Sungguh itulah seburuk-buruk teman.

Alasan 2:

Bisa jadi ada orang yang mengatakan, “ rokok itu tidak terdapat pada zaman Rasulullah shalallahi ‘alaihi wasallam sehingga bagaimana bisa dihukumi Haram.”

Jawab:

Perlu kami sampaikan kepada orang mempunyai pemahaman seperti ini bahwa Islam mengharamkan segala sesuatu yang membahayakan tubuh, orang lain, dan menghambur-hamburkan harta. Semantara pada rokok terdapat sesuatu yang membahayakan sesuai diatas. Adapun tentang keharaman rokok telah kami jelaskan secara rinci.

Alasan 3:

Sebagian orang menyatakan bahwa ada perokok yang berumur panjang dan tidak mendapatkan bahaya yang diakibatkan oleh rokok.

Jawab:

Kami katakan kepada mereka, andai rokok tidak mendatangkan sesuatu yang membahayakan tubuh, rokok jelas dapat merugikan harta yang kita miliki, moral dan orang lain. Memang bahaya rokok terkadang baru diketahui setelah beberapa waktu kemudian. Namun demikian sebenarnya sudah cukup untuk menunjukan bahaya rokok dengan bau busuk yang keluar dari mulut perokok dan giginya yang menjadi hitam, serta perbuatan mencemari udara  yang Allah karuniakan kepada manusia dalam keadaan bersih.

Sangat sedikit sekali perokok yang tidak terkena dampak buruk rokok. Adapun mayoritas yang terkena dampak rokok adalah para perokok itu sendiri. Hukum syar’I untuk suatu benda adalah berdasarkan sesuatu yang dominan dalam benda tersebut. Bahkan ilmu kedokteran modern dengan tegas  menyatakan bahwa bahaya rokok itu dapat mengenai semua orang, meskipun tingkat efek negative rokok tersebut tergantung kondisi kekuatan tubuh dan banyaknya rokok yang dihisap.

Alasan 4:

Ada perokok yang menyatakan bahwa dia tidak mampu meninggalkan rokok.

Jawab:

Kami katan kepada mereka bahwa orang mampu untuk tidak makan dan minum selama beberapa hari. Bagaimana mungkin ia tidak mampu utnuk menahan diri untuk tidak merokok?padahal rokok itu tidak membuat gemuk dan tidak bisa menghilangkan rasa lapar. Apakah mereka rela untuk menjadi budak rokok dan hawa nafsu mereka, yang pada akhirnya akan menghancurkan diri mereka sendiri, bahkan kemudian akan menjadikan mereka kehilangan nyawa karenanya. Seorang penyair berkata: orang yang memperturutkan nafsu adalah rusak, maka jika bisa menguasai nafsu jadilah ia raja.

Alasan 5:

Banyak orang mengira bahwa rokok tidak disebut-sebut dalam Al-quran.

Jawab:

Mereka lupa bahwa Allah berfirman “Tidak ada sesuatupun yang tertinggal dari (yang tidak disebutkan dalam) Alkitab (Al-quran) (QS Al In’am:38)

Ayat tersebut tidak bisa difahami kecuali setelah kita memahami bahwa Al-Quran menyebut sesuatu hanya dengan menyebut nama atau sidat. Andai al-Quran menyebut segala sesuatu dengan menyebut namanya, tentunya al-Quran tidak setipis sekarang dan tentu dan tentu alQuran  tidak disebut sebagai kitab yang dimudahkan untuk peringatan.

Karena itu firman Allah:

“dan nabi tersebut mengharamkan  untuk mereka segala yang buruk-buruk’> (QS. Al A;raf: 157)

Kiranya sudah cukup dengan menyebut berbagai barang yang jelek, karena itu termasuk pula dalam ayat tersebut rokok, tembahkau dan barang-barang jelek lainnya.

Alasan 6:

Sebagian perokok beralasan ada Ulama dan dokter yang juga merokok.

Jawab:

Alasan ini tidaklah menjadikan rokok sebgai barang yang halal, karena mereka bukanlah orang yang maksum, yang terjaga dari dosa, kita tidak boleh mengikuti  kesalahan yang mereka lakukan..

Nabi pernah bersada: ‘setiap manusia itu banyak berbuat salah. Sedangkan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah orang yang sering bertaubat’. (HR. Tirmidzi dengan isnad yang hasan).

Padahal kita tidak memiliki teladan kecuali hanya Rasulullah shalallhi ‘alaihi wasallam berdasarkan firma-Nya: “sungguh telah ada bagi kalian dalam diri Rasulullah suri tauladan yang baik”. (QS. Al-ahzab:21)

Artikel: Http://abufarannisa.wordpress.com

Referensi:  Buku “No Smoking- tidak merokok karena Allah” Muhammad bin Jamil Zainu, Edisi Indonesia, penerbit Media Hidayah Hal.63-68.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: